bola basket di ciptakan tahun 1891 oleh dr.james naismith, guru besar pada springfield college dari young men cristion association (Y.M.C.A.) MASSACHUSESTS' amerika serikat. kemuduan berkembang sangat pesat di seluruh dunia. tahun 1904 didemonstrasikan pada olimpiade st.louis amerika serikat. tahun 1936 permainan bola basket ini untuk pertama kalinya masuk sebagai olah raga yang di pertandingkan pada olimpiade di jerman. meskipun baru untuk pertama kalinya termasujk dalam acara pertandingan olimpiade namun telah di ikuti oleh 21 negara.
induk organisasi bola basket ialah federattions internationals de basket ball amatur (F.i.B.A) yang berkedudukan di perancis.
bola basket masuk di dunia setelah perang dunia ke ll, pada pekan olah raga nasional ke l telah masuk dalam acara pertandingan. induk organisasi bola basket di indonesia bernama persatuan basket ball seluruh indonesia dan berdiri sejak tahun 1951 yang kemudian di ubah menjadi persatuan bola basket seluruh indonesia dengan singkatan PERBASI.
Golongan darah Anda O? Hindari kacang-kacangan dan mustard. Yang bertipe darah A, hindari produk susu dan daging. Begitu sekelumit aturan diet yang didasarkan pada golongan darah.
Metode yang cukup baru ini masih diperdebatkan para ilmuwan, tapi pengikutnya sudah banyak. Apa kelemahan dan kelebihannya?
Kegemukan atau berat badan yang berlebih memang mengandung banyak risiko. Selain tubuh tak nyaman dan penampilan kurang sedap dipandang, dari sisi medis juga tidak menyehatkan. Data studi Framingham (AS) menunjukkan bahwa kenaikan berat badan sebesar 10 persen pada pria akan meningkatkan tekanan darah 6,6 mmHg, gula darah 2 mg/dl, dan kolesterol 11 mg/dl.
"Karena itu, kalau kegemukan dibiarkan terus, orang bisa menderita penyakit degeneratif seperti hipertensi, jantung koroner, diabetes, dan lainnya," tutur Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, Dosen Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB, Bogor.
Kalau begitu jelas sekali bahwa berat badan yang berlebihan harus dikurangi. Dewasa ini ada banyak metode yang ditawarkan berkaitan dengan cara mengurangi berat badan. Dimulai dari sedot lemak, pembalutan, minum ramuan herbal atau obat, mandi uap, sampai mengatur pola makan atau diet. Yang terakhir ini pun masih memiliki cukup banyak ragam.
Tentu saja, setiap metode memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Semua tergantung pada kondisi dan kebutuhan tubuh setiap pelakunya.
Sekitar tahun 1996 di Amerika diperkenalkan cara baru diet dengan mendasarkan pada golongan darah si pelaku. Diet ini diperkenalkan oleh seorang naturopatis dari Stamford, Connecticut, Amerika Serikat, bernama Dr. Peter J. D’Adamo.
Dalam proses sosialisasinya, teori ini dicerca para ahli, tapi juga banyak diterapkan orang. Memang ada yang mengatakan bahwa diet macam ini bermanfaat. Nah, apa itu diet berdasar golongan darah dan apa kelemahan serta kelebihannya?
Teori Evolusi
Dalam bukunya berjudul "Eat Right For Your Type", Dr. D’Adamo menyebutkan bahwa manusia yang memiliki tipe darah berbeda pasti memiliki respon atau tanggapan terhadap makanan yang berbeda pula.
Gagasan ini berakar pada sejarah evolusi, khususnya yang berkaitan dengan perbedaan golongan darah (O, A, B, dan AB).
Berdasar sejarah evolusi itu disebutkan bahwa sekitar 50.000 sampai 25.000 tahun SM, nenek moyang kita memiliki tipe darah yang sama, yakni O. Mereka ini adalah para pemburu sejati. Setiap hari makanan pokoknya daging.
Namun, pada sekitar tahun 25.000 sampai 15.000 SM, ketika gaya hidup manusia berubah dari pemburu menjadi peramu dan kemudian agraris, muncullah tipe darah A, sebagai penyesuaian atas kebiasaan yang ada. Kemudian, akibat percampuran dari berbagai ras dan terjadinya migrasi dari Afrika ke Eropa, Asia, dan Amerika, tipe darah B muncul. Selanjutnya di zaman modern yang sudah penuh dengan bermacam manusia, tipe darah AB baru ada.
Dalam hal ini, Dr. D’Adamo yakin bahwa kemampuan beradaptasi dengan lingkungan yang dimiliki manusialah yang menyebabkan terjadinya perubahan tipe darah. Adaptasi yang tentu saja terkait dengan makanan yang diasup, diyakini D’Adamo menjadi kunci sehat nenek moyang kita.
Karena itu, menurut dia, kalau mau sehat kita mesti makan seperti yang dilakukan oleh nenek moyang. Misalnya saja, ia memberi rekomendasi bahwa mereka yang bertipe darah O cocok melakukan diet dengan mengasup lebih banyak daging, sedangkan untuk golongan darah A mengikuti diet vegetarian, yakni mengonsumsi makanan rendah lemak.
16 Kategori
Bagaimanakah kesimpulan itu bisa didapat Dr. D’Adamo? Tentu saja jawabannya lewat penelitian-penelitian yang sudah dilakukannya.
Penelitian selama bertahun-tahun atas tipe darah menunjukkan bahwa ada efek fisiologis yang muncul akibat lektin yang masuk dalam tubuh. Lektin adalah protein yang terdapat pada umumnya makanan, khususnya biji-bijian dari tanaman polong-polongan.
Setiap protein yang terserap tubuh lewat makanan yang kita asup, menurutnya, masing-masing hanya cocok dengan tipe darah tertentu. Kalau makanan tersebut lektinnya tidak cocok dengan tipe darah, akan terjadi bahaya. Bahaya itu berupa menggumpalnya sel darah merah. Proses yang disebut aglutinasi yang dilakukan lektin inilah yang mengakibatkan munculnya banyak keluhan kesehatan.
Terkait dengan persoalan inilah, Dr. D’Adamo melakukan penelitian dengan mengecek reaksi setiap tipe darah terhadap makanan tertentu. Berdasarkan penelitian ini, ia membuat daftar makanan apa saja yang cocok dengan tiap-tiap tipe darah.
Bahkan selain tipe darah, masih digolongkan juga makanan berdasarkan ras. Sebab, menurutnya, tipe darah masing-masing ras berbeda. Ini akibat dari perbedaan lingkungan yang ditempatinya.
Hasilnya, terdaftar oleh Dr. D’Adamo 16 kategori makanan. Terdiri dari: daging dan unggas; hasil laut; susu dan telur; minyak dan lemak; kacang dan biji-bijian; buncis dan polong-polongan; sereal; roti dan aneka kue; padi-padian dan pasta; sayur-sayuran; buah-buahan; jus dan segala macam cairan; rempah-rempah dan bumbu; teh-teh herbal; dan bermacam-macam minuman.
Makanan-makanan ini masih dimasukkan dalam golongan sangat baik, netral, atau harus dihindari sesuai tipe darah. Golongan sangat baik bisa diartikan bahwa makanan itu bekerja bagaikan obat. Golongan netral berarti makanan tersebut bekerja sebagaimana yang pengaruhnya kecil bagi tubuh. Golongan dihindari berarti makanan bertindak bagaikan racun bagi tubuh.
Kurang Ilmiah
Program diet ini telah menjadi tren di beberapa negara. Karena itu, banyak pengikut Dr. D’Adamo yang sudah mencobanya.
Sebagian dari mereka menyatakan bahwa cara diet ini tidak hanya membantu mengurangi berat badan -- walaupun maksud sebenarnya bukanlah untuk itu -- juga bisa memperbaiki kondisi kesehatan. Karenanya, buku karangannya setebal 400 halaman itu menjadi best seller (laris manis) di beberapa negara.
Banyaknya kesaksian akan manfaat diet ini bukan berarti membuat para ahli diet dan ilmuwan langsung setuju begitu saja. Banyak pihak, terutama dari kalangan ilmuwan, menyebutkan bahwa teori Dr. D’Adamo ini kurang ilmiah.
John McMahon, ND, seorang naturopatis dari WiltonConnecticut, AS, menyatakan bahwa teori itu masih harus diteliti lebih lanjut. Dikatakan John bahwa penelitian Dr. D’Adamo atas pengaruh lektin terhadap makanan dijalankan di luar tubuh, maksudnya hanya dilakukan di sebuah tabung uji. Padahal, semestinya harus diteliti dalam tubuh.
Selain itu, efek lektin makanan yang sudah dimasak juga belum terbukti. Memang, Dr. D’Adamo melakukan tes terhadap makanan yang belum dimasak. Namun, bukankah makanan yang diasup biasanya sudah dimasak?
Sikap dan pernyataan yang sama juga diungkapkan John Foreyt, Ph.D, ilmuwan dari Baylor College of Medicine di Houston, AS. "Walaupun teori ini sudah lama dibicarakan dan diteliti, tidak ada kesimpulan yang didapat. Tidak ada kaitannya antara tipe darah dan penyakit tertentu. Ini adalah loncatan kesimpulan yang masih perlu diteliti lebih lanjut," tutur Andrea Wiley, Ph.D, profesor antropologi dari James Madison University di Harrisonburg.
Bahkan Dr. Samuel Oetoro,MS., ahli gizi dari Klinik Nutrifit di Jakarta menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan Dr. D’Adamo tidak memenuhi standar penelitian ilmiah. Teori yang diajukannya hanya berdasar bukti empiris atau pengalaman yang dijalankan orang. "Jelas itu tidak cukup," tuturnya.
Padahal, kalau sebuah teori hendak dijadikan pegangan, mesti melewati proses penelitian tingkat tertinggi yang disebut Prospectif Double Blind Randomize Clinical Trial. Maksudnya, penelitian tersebut mesti dilakukan dengan objek yang diambil secara acak (random).
"Yang terjadi pada Dr. D’Adamo tidak demikian. Orang yang diteliti sudah ditentukan, yakni mereka yang pernah datang ke kliniknya. Mereka pun sudah tahu kalau menjalani diet tipe ini, padahal semestinya tidak demikian," papar Dr. Samuel.
Selain acak, pasien harus dibagi dalam dua kelompok, mereka yang menjalankan diet dan tidak. Untuk itu pasien tidak boleh tahu bahwa mereka dibagi dalam dua kelompok. Bahkan mereka juga tidak boleh tahu (blind) kalau sedang diteliti. Juga tidak boleh tahu kalau sedang menjalani diet model ini. Setelah beberapa waktu, hasilnya baru dibandingkan. Dengan alasan kurang ilmiah inilah, bisa dipahami bahwa diet ini tidak dianjurkan oleh ahli gizi.
Gizi Seimbang
Bagi banyak ahli gizi di Indonesia, juga di negara-negara lain, diet yang terbaik untuk dijalankan sampai saat ini adalah dengan gizi seimbang.
Dr. Samuel menjelaskan bahwa diet gizi seimbang adalah mengasup makanan dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
Makanan yang kita asup setiap hari mesti lengkap mengandung semua unsur tersebut. Misalnya, hari ini kita mengonsumsi nasi untuk sumber karbohidrat, tempe atau daging untuk kebutuhan protein, sayur buncis dan wortel untuk kebutuhan vitamin dan mineral, serta minum susu untuk kebutuhan lemaknya. Hari selanjutnya bahannya bisa variasi. Yang jelas, tidak membosankan, tapi juga jangan sampai tidak seimbang.
Pendapat sama juga diungkapkan Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan. Menurutnya, berbagai macam diet yang ditawarkan sering tidak sesuai dengan kebutuhan masing-masing orang.
"Setiap individu itu unik dan berbeda. Karenanya, apa yang cocok untuk seseorang belum tentu cocok untuk orang lain. Kebutuhan nutrisi setiap orang tergantung pada usia, tingkat stres, jenis kelamin, berat badan, faktor emosional, latihan fisik yang dijalankan, dan penyakit yang diderita," sebut Prof. Ali.
Karena itu, setiap orang mesti paham benar dengan dirinya. Tipe darah bisa dipakai sebagai tambahan informasi untuk mengenali diri, tapi jangan digunakan sebagai patokan dasar. Kalau kurang paham, kita bisa berkonsultasi dengan ahli gizi bagaimana menyikapi diri sendiri. "Yang jelas, setiap hari gizi seimbang dengan variasinya mesti dijalani," tutur Dr. Samuel.
Khas Pemburu Sampai Sensitif
Berdasar penelitiannya, Dr. D’Adamo membuat kesimpulan untuk masing-masing tipe darah, sebagai berikut:
Tipe darah O, yang disebut sebagai pemburu, memiliki ciri khas:
- Sistem kekebalannya berlebihan.
- Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat, seperti daging, buah, ikan, sayuran.
- Tidak cocok bila berdiet dan mudah beradaptasi dengan lingkungan.
- Respon yang baik atas stres bisa ditanggapi dengan aktivitas fisik.
- Memiliki risiko terkena penyakit yang disebabkan oleh radang dan kerusakan organ seperti arthritis bila makanan yang diasup tidak sesuai.
Tipe darah A berciri khas:
- Jalur pencernaan cukup sensitif.
- Dianjurkan menjadi vegetarian atau makan tinggi karbohidrat dan rendah lemak.
- Stres biasanya bisa diatasi lewat meditasi.
- Sistem kekebalan tubuhnya tidak sekuat tipe O.
Tipe Darah B berciri khas:
- Dianjurkan untuk melakukan diet dengan berbagai variasi dari semua tipe darah termasuk di dalamnya daging.
- Tipe darah ini sangat cocok dengan asupan produk susu.
- Dianjurkan juga menjalani latihan gerak seperti renang dan jalan kaki.
- Bila makanan yang diasup tidak sesuai dengan tipe ini, diduga risiko terkena virus yang bisa menyerang sistem saraf sangat tinggi.
- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.
- Bila seseorang bertipe ini stres, akan sangat cocok bila diatasi dengan melakukan pekerjaan yang membutuhkan kreativitas.
- Tipe darah ini adalah tipe yang paling seimbang.
Tipe Darah AB berciri khas:
- Memiliki jalur pencernaan yang sensitif.
- Sistem kekebalan tubuh sangatlah toleran.
- Respon yang paling baik terhadap stres biasanya dengan melakukan kegiatan spiritual dibarengi dengan aktivitas fisik dan kreativitas.
- Masih dalam tahap evolusi.
- Paling mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan bentuk diet.
- Bentuk gabungan dari tipe A dan B.
(Abdi Susanto, http://www.kompas.co.id/ 21 April 2003)
Menjadi ibu merupakan pekerjaan mulia tanpa batas dan akhir. Pekerjaan yang berat, sehingga jangan heran kalau banyak orang yang sampai melakukan tindakan yang tidak logis karena ketidaksiapannya menjalani peran ibu. Pekerjaan ibu dikatakan tanpa batas karena mencakup semua aspek kehidupan anak, bahkan hubungan anak dengan penciptaya pun dipengaruhi oleh kehadiran ibu. Tanpa akhir karena kontrak seorang ibu tidak mengenal waktu, tidak hanya sampai anaknya dewasa, tidak hanya sampai anaknya menikah, selamanya.
Karena kemuliaannya, pekerjaan ibu merupakan pekerjaan yang berat. Dia berkewajiban mengasuh dan mengembangkan diri anak sejak dalam kandungan hingga batas yang tak tentu. Karena pekerjaan ini berat, tidak jarang pada saat anaknya masih balita dan remaja pun banyak ibu yang tidak sanggup memahami siapa anaknya sesungguhnya. Banyak ibu yang tidak tahu apakah anaknya berkarakter seperti dirinya, seperti suaminya, seperti leluhurnya yang lain, campuran dari beberapa karakter, atau pribadi baru yang sama sekali berbeda.
Untuk membantu peran mulia ibu ini (juga peran orang tua dan guru tentunya), secara tidak langsung Toshitaka Nomi menghadirkan buku Touch My Heart, Mengenal Kepribadian Anak Menurut Golongan Darah. Buku yang diterjemahkan dari bahasa Jepang ini, berusaha mengupas kepribadian berdasarkan golongan darah. Walaupun pembahasan utamanya anak, namun penulis tidak lupa menyinggung remaja dan orang dewasa.
Toshitaka Nomi menuliskan bahwa anak bergolongan darah O jika perasaannya tertekan, akan menjadi pemberontak dan pembuat onar. Walaupun begitu, sesungguhnya anak bergolongan darah O senang memberikan pertolongan kepada orang lain. Sementara, anak bergolongan darah A bersifat “bawel”, banyak bicara, dan senang menunjukkan hal yang telah dilakukannya (kadang terkesan pamer). Anak dengan golongan darah jenis ini sebenarnya tidak bermaksud sombong, melainkan sekadar berharap orang lain turut gembira atas kegembiraannya. Anak dengan jenis golongan darah A biasanya menikmati hal-hal yang dilakukannya, terlebih jika yang ia lakukan itu tidak dilakukan orang pada umumnya.
Lain halnya dengan anak bergolongan darah B, anak ini bersifat pemalu, sulit mengungkapkan hal yang dialaminya. Namun, begitu hatinya tersentuh, ia menjadi sangat lembut. Sementara, anak bergolongan darah AB lain lagi, ia tidak menyukai batasan-batasan, cenderung melakukan hal yang ia mau dengan cara berpikirnya yang simple.
Buku yang ditulis berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Toshitaka Nomi (lanjutan dari penelitian yang telah dilakukan ayahnya) ini, melibatkan tidak kurang dari 10.000 responden. Jumlah yang cukup untuk menyimpulkan bahwa penelitian ini benar-benar dapat dipercaya. Selain itu, buku ini disertai dengan berbagai contoh nyata permasalahan yang terjadi pada anak, penjelasan golongan darahnya, kemudian cara mengatasinya. Dengan kata lain, buku ini tidak hanya informatif melainkan juga solutif sehingga layak dibaca oleh para ibu (dan ayah tentunya), guru, dan masyarakat umum yang ingin belajar mengenai karakter anak dan orang lain. Selamat hari ibu, selamat membaca, dan jadilah ibu yang memahami anaknya!
Lalu
Golongan darah A
Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten. Mereka berusaha membuat diri mereka sewajar dan ideal mungkin. Mereka bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang. Mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama sehingga dalam perilaku sexnya cenderung datar, monoton dan membuat bosan pasangannya.
Golongan darah B
Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang sehingga dalam perilaku sexnya sangat membatasi hal hal yang tidak umum seperti oral sex, anal sex dan foreplay yg panjang yg membuat pasangannya merasa tidak nyaman.
Golongan darah O
Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu). Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai sehingga dalam perilaku sexnya sangat variatif, energik dan penuh stamina, selalu mencari jurus jurus dan posisi posisi baru setiap kali berhubungan sex yang kadang membuat pasangannya kewalahan.
Golongan darah AB
Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka sehingga dalam perilaku sexnya sangat memperhatikan keadaan pasangannya, sangat penuh perasaan dan kehati hatian yg sering membuat pasangannya merasa hubungan sexnya kurang menggigit.
lalu
* Golongan darah O
Ini adalah tipe pemimpin. Saat melihat sesuatu yang diinginkan, orang dengan golongan darah ini akan berusaha mencapainya. Anda juga termasuk trend-setter, loyal, punya daya juang tinggi dan percaya diri yang kokoh. Kelemahan Anda adalah mudah cemburu, agak sombong dan cenderung amat kompetitif. Benar tidak?
* Golongan darah A
Anda suka keselarasan, kedamaian dan organisasi. Bisa berkerjasama dengan baik dengan orang lain, peka, sabar dan penuh perhatian. Namun kelemahan anda adalah tidak bisa melakukan sesuatu dengan santai dan cenderung keras kepala.
* Golongan darah B
Anda punya tabiat keras dan individualis, suka terang-terang tanpa tedeng aling2 dan melakukan segala sesuatu dengan cara sendiri. Namun Anda juga kreatif dan fleksibel, dan bisa beradaptasi dengan gampang terhadap segala situasi. Namun kelemahan yang Anda punya adalah cenderung terlalu mandiri, yang bisa merugikan.
* Golongan darah AB
Dingin dan terkendali, makanya tak mengherankan teman menjadikan Anda sebagai tempat berbagi cerita, terutama urusan curhat. Anda terlahir untuk menghibur orang lain secara alami, khas Anda. Namun sayangnya Anda cenderung angin-anginan dan sulit membuat keputusan, blak-blakan yang kadang menyakiti hati orang lain.
Di Negara Jepang Telah dilakukan riset besar-besaran utk mengetahui tipe2 manusia berdasarkan golongan darah shg tdk heran kemudian banyak perusahaan jepang memakai hasil penelitian tsb utk seleksi masuk ke perusahaannya. Jangan heran bila anda masuk ke perusahaan jepang di tanya tentang golongan darah.
Ada banyak refreensi di jepang yg membahas ttg golongan darah, menurut sumber, ada sekitar 30-an lebih sumber yang membahas golongan darah ini yang dihubungkan dengan karakter manusia diantaranya: Buku Touch My Heart (diterjemahkan di Indonesia: Mengenal Kepribadian Anak Menurut Golongan Darah) adalah salah satu buku Toshitaka yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dari buku-bukunya yang sangat diminati oleh para pembacaranya, di antaranya; You Are Your Blood Type, Blood Type: A Guide for the Body and Soul, Understanding Compatibility from Blood Types.
Beberapa artikel ttg kepribadian berdasarkan golongan darah
Gologan darah A
1. Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
2. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
3. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
4. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
5. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
6. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
7. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.
Gologan darah B
1. Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
2. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
3. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
4. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
5. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
6. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.
Gologan darah O
1. Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
2. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
3. Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
4. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
5. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
6. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.
7. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai..
Gologan darah AB
1. Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.
2. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian.
3. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya.
4. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.
5. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.
6. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.
Lalu Buku Resensi
Golongan darah. Apakah ada sesuatu yang istimewa pada golongan darah seseorang? Mungkin cukup banyak pembaca yang tertawa nyinyir dan mengernyitkan kening ketika pertama kali membaca judul buku ini. Dan tentunya sebuah tanda tanya besar pasti bergelayut di kepala Anda, “Apakah benar karakter seseorang dapat diketahui melalui golongan darahnya?” Percaya tidak percaya, begitulah setidaknya yang telah diriset dan dibuktikan oleh director of the Blood Type Humanics Research dari Jepang, Toshitaka Nomi.
Konon di Jepang mempelajari karakter individu berdasarkan golongan darah sudah terjadi dari tahun 1933 dilakukan oleh Furukawa Takeji. Mereka melihat kepribadian dari sisi golongan darah seperti halnya di negara lain yang melihat kepribadian dari Horoskop –ramalan bintang.
Pun tidak perlu heran, di Jepang ada perusahaan yang hanya menerima orang-orang yang bergolongan darah A saja. Ada apakah dengan orang yang bergolongan darah A? Bahkan di sebuah pabrik di Jepang, 90% pekerjanya bergolongan darah A dan B, sisanya bergolongan darah O. Sungguh aneh memang dan di luar kebiasaan yang kita ketahui selama ini.
Buku ini memberikan perspektif yang lain mengenai golongan darah kita. Secara lebih khusus, buku ini mengupas karakter dan kepribadian anak dilihat dari jenis golongan darahnya. Sehingga, memberikan gambaran kepada para orang tua bagaimana cara mendidik anak-anaknya sesuai dengan jenis golongan darah masing-masing anak tersebut. Anda –para orang tua– akan diajak oleh sang penulis buku ini untuk menyelami segala keunikan-keunikan yang dimiliki oleh anak-anak Anda, dan tidak lupa memberitahukan beberapa sifat dasar (baik positif maupun negatif) yang melekat pada diri anak Anda.
Bab yang paling menarik dari buku ini adalah bab-bab ketika mulai memaparkan tempramen, kelebihan-kelebihan , dan kekurangan-kekurang an yang dimiliki oleh seseorang yang berjenis golongan darah tertentu, dimulai dari orang-orang yang bergolongan darah A, sampai dengan orang-orang yang bergolongan darah AB. Membaca bab-bab itu, apalagi ketika di bab yang memaparkan sifat-sifat orang-orang yang bergolongan darah sama dengan pembacanya, dijamin Anda sebagai pembaca tersebut akan tersenyum-senyum sendiri ketika rahasia tentang diri Anda terbongkar.
Buku ini ditulis dengan gaya bahasa yang mudah dimengerti dan tidak bertele-tele. Buku Touch My Heart ini adalah salah satu buku Toshitaka yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dari buku-bukunya yang sangat diminati oleh para pembacaranya, di antaranya; You Are Your Blood Type, Blood Type: A Guide for the Body and Soul, Understanding Compatibility from Blood Types, dan 30-an judul buku lainnya yang merupakan hasil pemikirannya yang kreatif dan berguna untuk berbagai disiplin pendidikan, baik di bidang psikologi, kesehatan, kecantikan maupun olahraga. Sehingga, berbagai media di Jepang menjulukinya sebagai “one leading blood-type expert”. Sayangnya, buku-buku bagus tersebut masih jarang ditemukan di Tanah Air.
KASUS mutilasi yang dilakukan seorang pria gay bernama Verry Idham Henyaksyah alias Ryan, belum lama ini, tidak saja menggemparkan negeri ini, namun juga semakin memperburuk kesan terhadap dunia homoseksual itu sendiri. Apa itu homoseksual? Topik ini tentu menjadi menarik kita bahas kali ini.
Homoseksualitas mengacu pada interaksi seksual dan/atau romantis antara pribadi yang berjenis kelamin sama. Kata homoseks, kini, dikaitkan dengan hubungan intim dan/atau hubungan seksualdi antara orang-orang berjenis kelamin yang sama, yang bisa jadi tidak mengidentifikasi diri mereka sebagai gay atau lesbian.
Homoseksualitas, sebagai suatu pengenal, umumnya, untuk membedakan dengan
heteroseksualitas dan biseksualitas. Istilah gay digunakan sebagian besar untuk mengacu pada orang-orang yang mengidentifikasi dirinya sebagai homoseks, tanpa memandang jenis kelamin. Berbeda dengan Indonesia, dimana gay ditujukan kepada kaum lelaki homoseks Lesbian adalah suatu istilah tertentu yang hanya digunakan untuk merujuk kepada wanita homoseks.
Definisi ini tidak mutlak. Mengingat hal ini diperumit dengan adanya beberapa komponen biologis dan psikologis dari seks dan gender. Dengan demikian, seseorang mungkin tidak seratus persen pas dengan kategori di mana ia digolongkan. Beberapa orang, bahkan, menganggap ofensif perihal pembedaan gender (dan pembedaan orientasi seksual).
Pun, homoseksualitas dapat mengarah kepada beberapa hal. Pertama, orientasi seksual yang ditandai dengan kesukaan seseorang dengan orang lain berkelamin sejenis secara biologis atau identitas gender yang sama. Kedua, perilaku seksual seseorang dengan gender yang sama, tidak peduli orientasi seksual atau identitas gender. Ketiga, identitas seksual atau identifikasi diri, yang mungkin dapat mengacu kepada perilaku homoseksual atau orientasi homoseksual.
Ungkapan seksual dan cinta erotis sesama jenis, telah menjadi suatu corak dari sejarah kebanyakan budaya, yang dikenal sejak awal sejarah. Bagaimanapun, tindakan dan hubungan seperti itu, dilihat sebagai orientasi seksual yang bersifat relatif stabil.
Pertama kali, penggunaan kata homoseksual tercatat pada tahun 1869, oleh Karl-Maria Kertbeny. Kemudian, dipopulerkan oleh Richard Freiherr von Krafft-Ebing dalam bukunya “Psychopathia Sexualis”. Di era Krafft-Ebing-lah, homoseksualitas menjadi perdebatan. Mula-mula homoseksual ini dipandang sebagai penyakit untuk diobati. Kini, kerap diselidiki sebagai bagian dari suatu proyek yang lebih besar untuk memahami ilmu hayat, ilmu jiwa, politik, genetika, sejarah dan variasi budaya dari identitas dan praktek seksual. status legal dan sosial dari orang yang melaksanakan tindakan homoseks atau mengidentifikasi diri mereka gay atau lesbian beragam di seluruh dunia.
Populasi
Perkiraan jumlah atau prevalensi homoseksualitas, di masa modern ini, bervariasi secara signifikan. Data, yang dikumpulkan, diperumit oleh berbagai definisi homoseksualitas, serta adanya fluktuasi dalam jangka waktu dan tempat. Secara umum, diperkirakan jumlah kaum lesbian dan homo adalah 1% hingga 10% dari jumlah populasi. Walaupun, nyatanya, banyak kaum homoseksualitas yang menyembunyikan identitasnya, sehingga mempersulit akurasi laporan, banyak laporan, yang beredar belakang ini, menyatakan bahwa dari 2 hingga 3,3 persen populasi pria adalah homoseksual secara ekslusif.
Di Amerika sendiri, pada tahun pemilu 2004, survei menunjukkan 4% dari seluruh pemilih pria mengakui dirinya sebagai kaum homo. Namun, karena tekanan sosial, banyak dari mereka, tentunya, tidak mau menyatakan identitasnya. Tahun 2003, Biro Statistik Kanada memperlihatkan bahwa di antara warga Kanada, berumur 18 hingga 59, sekitar 1% melaporkan mereka sebagai homoseksual, dan 0,7% melaporkan sebagai biseksual.
Indonesia
Pada tahun 1920-an, komunitas homoseks mulai muncul di kotakota besar Hindia Belanda. Disusul berdirinya organisasi wadam pertama, Himpunan Wadam Djakarta (HIWAD), tahun 1969, yang difasilitasi oleh Gubernur DKI Jakarta Raya, Ali Sadikin. Khusus organisasi gay di Indonesia dan Asia, menyembul pertama kali pada 1 Maret 1982, dengan bendera Lambda Indonesia dan bersekretariat di Solo. Segera terbentuk cabang-cabang di Yogyakarta, Surabaya, Jakarta dan tempat-tempat lain, disertai dengan terbitnya buletin “G: gaya hidup ceria” (1982 1984).
Kelompok Kerja Lesbian dan Gay Nusantara (KKLGN), pada 1 Agustus 1987, berganti nama menjadi GAYa NUSANTARA (GN)), yang didirikan di Pasuruan-Surabaya sebagai penerus Lambda Indonesia. Menerbitkan majalah/buku seri GAYa NUSANTARA. Sementara itu, Partai Rakyat Demokratik (PRD), pada 22 Juli 1996, adalah partai pertama dalam sejarah Indonesia yang mencantumkan “hak hak homoseksual dan transeksual” dalam manifestonya.
Eksistensi kaum homoseks, tidak berjalan mulus tanpa adanya perdebatan dan penolakan. Sederetan negara yang pernah tidak setuju kehadiran mereka yakni Indonesia,Singapura,Vatikan, dan Iran. Dan polemik ini kerap mencuat menjelang konferensi dunia PBB.